Statistika Dasar: Mean, Median, Modus — Rumus & Contoh Soal
Setiap rapor, guru menghitung rata-rata nilai kelas. Setiap survei, orang melihat data "paling sering" muncul. Ketiga ukuran ini — mean, median, modus — adalah fondasi statistika yang dipakai di mana-mana.
Statistika adalah ilmu mengumpulkan, menyajikan, dan menganalisis data. Artikel ini fokus pada ukuran pemusatan data: mean, median, dan modus untuk data tunggal.
1. Mean (Rata-Rata)
Mean dihitung dengan membagi jumlah semua data dengan banyaknya data.
Jawab: Jumlah = 575, banyak data = 7. Mean = 575 ÷ 7 = 82,1.
2. Median (Nilai Tengah)
Median adalah nilai tengah setelah data diurutkan dari terkecil ke terbesar.
- Jika banyak data ganjil: median = data ke-(n+1)/2
- Jika banyak data genap: median = rata-rata dua data tengah
Jawab: Dua data tengah: 6 dan 6. Median = (6+6)/2 = 6.
3. Modus (Nilai Paling Sering Muncul)
Modus adalah data dengan frekuensi terbanyak. Sekumpulan data bisa punya satu modus, dua modus (bimodal), atau tidak punya modus sama sekali.
Jawab: Angka 7 muncul 3 kali (terbanyak). Modus = 7.
Perbedaan Penting
| Ukuran | Yang Dicari | Peka Terhadap Data Ekstrem? |
|---|---|---|
| Mean | Nilai rata-rata | Ya |
| Median | Nilai tengah | Tidak |
| Modus | Nilai paling sering | Tidak |
Contoh: data 2, 3, 4, 5, 96 → mean = 22 (terpengaruh angka 96), tetapi median = 4 dan modus tidak ada. Itulah kenapa median kadang lebih "adil" untuk menggambarkan data dengan nilai ekstrem.
Jawab: Mean = 40/6 = 6,67. Diurutkan: 5,6,6,7,8,8 → median = (6+7)/2 = 6,5. Modus = 6 dan 8 (muncul 2 kali).
Kesimpulan
Mean, median, dan modus saling melengkapi untuk menggambarkan data. Hafalkan cara hitungnya, dan jangan lupa urutkan data dulu sebelum mencari median. Praktik dengan data nilai kelasmu sendiri!